Gemericik hujan telah membasahi
seluruh tubuhnya, derasnya hujan tak membuatnya panik tetapi dia tetap tenang
dengan langkah yang kaku. Ku melihatnya dengan hati kecilku berkata”Kasihan dia
sendirian menanggung derasnya hujan, seluruh tubuhnya jadi basah kuyup deh! :o ”.
Aku pun mencoba memberikan payung padanya karena aku sudah memakai hujan, ya mungkin saja dia membutuhkannya.
Tetapi setelah ku mendekatinya sepertinya aku mengenalinya , ternyata setelah
kupikir beberapa saat, aku baru sadar bahwa dia adalah Toni teman masa kecil
ku. Aku tak menyangka dia ada disini, ini seperti mimpi bagiku. Oh tidak, ini
bukan mimpi buktinya pipiku yang tembem ini sakit waktu aku jiwit :P. “Tetapi
dia mungkin sudah lupa dengan ku bahkan tak kenal lagi denganku kan sudah lama
tak jumpa” pikirku dalam benakku.
Setelah itu kuberikan payung ini pada
Toni sambil berkata “Ini payung untukmu ambillah aku sudah pakai jas hujan
kog!!!”. Dia menoleh padaku dengan lembut disertai mata yang tajam. Tiba-tiba
dia memelukku dengan erat bahkan sangat erat sampai dadaku agak sesak
.”Aduh..kamu kenapa sih kog tiba-tiba memelukku begini? Aku jadi gak ngerti
sama sekali dengan mu” kataku dengan hati yang berdebar-debar. Tetapi dia tetap
saja memelukku malah sambil menangis tersedu-sedu.”Huuh capek deh!”kataku dalam
hati. Akhirnya dia mau melepaskan pelukannya, lega rasanya dada ini dan dia mulai
berbicara dengan pelan “A..aku....” kata Toni dengan gugup “Apa..Kamu mau
bicara apa sih yang jelas disini hujannya deras gak kedengeran tau!” jawabku.
Dia mulai melanjutkan perkataanya “Aku senang sekali bisa bertemu dengan mu
dari kejauhan kulihat dirimu dan aku yakin bahwa itu kamu ternyata benar
setelah kau mendekatiku, ya kamulah Dita teman masa kecilku yang ku tunggu
selama ini yang dulu menghilang secara tiba-tiba dan sekarang muncuk secara
tiba-tiba juga! :’)” dia berkata seolah-olah aku malaikat yang muncul dari
langit. “Ya aku memang Dita ternyata kamu masih ingat sama aku? Ku kira kamu
lupa atau gak kenal lagi sama aku!” kataku dengan agak kesal padanya. “Aku gak
akan lupa sama kamu seumur hidupku aku akan selalu ingat padamu dan aku gak mau
berpisah lagi dengan mu Dit, aku ingin kita berteman selamanya! Jangan hilang
dari kehidupan ku lagi ya!!” kata Toni dengan penuh keyakinan dan kebahagiaan
“Haduh..gak
usah lebay gitu deh Ton! Ya deh aku janji gak akan menghilang lagi dari
kehidupanmu gitu aja nangis dasar loe cowok apa cewek sih??? Hahahahaha
:D” jawab ku dengan hati
gembira+senang+bahagia. Akhirnya aku dan
Toni pulang bersama-sama. Syukurlah teman yang ku nantikan selama ini sekarang
ada disampingku.
Karya:
Di@n

Tidak ada komentar:
Posting Komentar